SIKAPI DEMO SOPIR BUS OSOWILANGUN PEMKOT TUNGGU PEMERINTAH PUSAT

Mer, Sby - Aksi demo yang dilakukan puluhan pengemudi bus antar kota dengan tujuan terakhir Terminal Osowilangun kemarin masih belum ada keputusan yang jelas. Pemerintah Kota Surabaya selaku pihak yang memiliki wilayah area Terminal Osowilangun tak bisa mengambil keputusan mengingat kebijakan soal penetapan trayek bus antar kota antar propinsi ada di tangan pemerintah pusat.

Dalam aksi demo tersebut para sopir bus jurusan Surabaya-Lamongan maupun Surabaya-Bojonegoro dan juga sopir bus kota mempersoalkan ijin trayek bus jurusan Surabaya-Semarang yang selama ini pemberhentian terakhir ada di terminal Purabaya. Akibatnya para sopir itu merasa sebagian penumpang mereka telah diambil bus Surabaya-Semarang yang separuh rutenya sama dengan mereka. Mereka ingin bus jurusan Surabaya-Semarang juga melakukan pemberhentian terakhir di Terminal Osowilangun.

Merespon aksi ini pihak pemkot Surabaya melalui Asisten II Muchlas Udin menyatakan kewenangan pemberian trayek bus antar kota dan antar propinsi seperti bus Surabaya-Semarang ada di pihak pemerintah pusat. Namun Muchlas Udin menyatakan, akan mengirimkan surat permohonan kepada dirjen hubungan darat kemenhub perihal tuntutan sopir ke pemerintah pusat yakni mengubah trayek.

Aksi kemarin kabarnya juga mengakibatkan tersendatnya arus penumpang dari wilayah Bojonegoro, Tuban dan Lamongan dengan tujuan ke Surabaya yang sebagian diantaranya tidak terangkut karena armada bus mogok kerja. (wahyu nugroho)

Add comment


Security code
Refresh

Who's Online

We have 78 guests online

Join with Us

Klik icon di atas untuk bergabung dengan Facebook kami