ANGKA PERCERAIAN DI JATIM SETIAP TAHUN ALAMI KENAIKAN

Mer, Sby - Tren perceraian dalam kehidupan rumah tangga di Jawa Timur dari tahun ketahun menunjukkan angka yang terus meningkat. Prosentase kenaikan angka perceraian diJatim memasuki tahun 2000 an, menunjukkan peningkatan tiap tahunnya sampai dengan saat ini. Ini dikatakan wakil gubernur Jatim Saifullah Yusuf dalam keterangan setelah membuka acara pernikahan massal yang diselenggarakan LSM Peduli Rumah Tangga yang berlangsung di Islamic Centre kemarin (Rabu,15/02), yang diikuti sekitar 120 pasangan yang sudah lama menikah namun belum tercatat dalam catatan negara.

Menurut Gus Ipul sapaan akrab wakil gubernur Jatim Saifullah Yusuf, peningkatan angka perceraian di jatim ini cukup memprihatinkan.

"Ada 370-an ribu pernikahan tiap tahunnya dan hampir sekitar 70-an ribu orang bercerai setiap tahunnya. Yang disebabkan faktor ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga, ketidakcocokan dan sebagainya. Pendidikan keluarga menjadi sangat penting bahwa perceraian juga berdampak terhadap anak", jelas Gus Ipul kepada 96 FM Mercury.

Selain itu, kata Gus Ipul, pernikahan massal yang diselenggarakn di Islamic Center ini harus dikembangkan lagi kedepan. Sebab banyak pernikahan yang sah secara agama namun tidak tercatat dalam catatan negara. Pencatatan resmi ini sangat berguna dalam melindungi sebuah pernikahan dimata negara.

Dalam pernikahan massal yang diselengarakan di Islamic Center kemarin juga banyak diikuti pasangan yang telah memasuki usia 60 an keatas. Bahkan Gus ipul sempat memberikan joke-joke segar kepada para pasangan yang telah memasuki usia 60 tahun yang baru disahkan pernikahannya dicatatkan negara meski pernikahan mereka telah menghasilkan anak dan cucu. (arie sb)

Add comment


Security code
Refresh

Who's Online

We have 45 guests online

Join with Us

Klik icon di atas untuk bergabung dengan Facebook kami