SOPIR LYN DEMO, RISMA AKHIRNYA MENYERAH

Mer, Sby - Mobilitas sebagian warga masyarakat Surabaya Rabu (15/02) kemarin sedikit terganggu akibat adanya aksi mogok kerja seluruh armada angkot di Surabaya. Aksi sopir lyn tersebut berkenaan dengan kebijakan pembatasan usia kendaraan khususnya angkutan umum yang mulai intensif diberlakukan sesuai dengan Perda 7/2006. Dimana angkot usia 15 tahun ke atas sudah harus diremajakan.

Gelombang aksi unjuk rasa ini ditandai dengan mogok kerja para sopr angkutan seperti yang sebagian terlihat di kawasan jalan Bung Tomo. Belasan angkot lyn P jurusan Karangmenjangan Joyoboyo terlihat tidak melakukan aktivitas apapun dan hanya parkir di kawasan itu. Menurut Said koordinator aksi lyn P yang ada di Ngagel, sebagian sopir mendatangi kantor pemkot Surabaya. Sementara sebagian lagi tak melakukan aktivitas apapun sambil menunggu keputusan atas aksi mereka.

Para sopir kata Said, keberatan dengan kebijakan peremajaan. Sebab kondisi penumpang saat ini sudah semakin menurun akibat pemakaian kendaraan pribadi. Meskipun peremajaan itu alasannya bertujuan agar angkutan umum kembali diminati masyarakat, tapi kata Said, tidak ada biaya untuk pengadaan mobil baru.

Menyikapi aksi demo ratusan pengemudi dari beberapa lyn yang mendatangi balaikota, akhirnya membuat walikota Trirismaharini menyerah. Risma mengabulkan permohonan para sopir agar kebijakan peremajaan itu dicabut. Risma juga meminta agar para sopir kembali bekerja setelah aspirasi mereka dipenuhi.

Kebijakan peremajaan seperti tertuang dalam perda 7 tahun 2006 memang secara tidak langsung bertujuan untuk memperbaiki kondisi angkutan umum agar menjadi layak mengingat sebagian diantaranya sudah berusia tua. Namun kebijakan ini dirasakan para sopir tidak mungkin diterapkan di tengah lesunya perekonomian mereka akibat semakin sepinya penumpang. (wahyu nugroho)

 

5 OKNUM TNI TERLIBAT INSIDEN IMIGRAN GELAP

Mer, Sby - Keterlibatan oknum TNI dalam penyelundupan imigran asal Afganistan ternyata bukan isu belaka. 5 oknum oknum TNI AD di tetapkan sebagai tersangka, dalam kasus insiden imigran gelap asal Afganistan di perairan Prigi Trenggalek. Sebelumnya Denpom TNI AD menetapkan 3 tersangka, lalu menambah 2 tersangka lagi yang berdinas di Madura.

Tapi sejauh mana keterlibatan para oknum TNI ini masih belum diketahui publik. Namun menurut Pangdam 5 Brawijaya Mayjend TNI Murdjito, secepatnya para oknum TNI AD ini akan disidangkan.

"Diantaranta Peltu Susiali Koramil Besuki, Serka Choirul, dan Serka Kariyadi Kodim Tulungagung. Ditambah Serda Cornelis Nama Babinsa Koramil Kodim Sumenep dan Serda Ilmun Abdul Said Babinsa Koramil Sampang. Setelah turun penyerahan perkara, oditur akan membuat surat dakwaan untuk dilimpahkan kepengadilan militer untuk disidangkan segera guna mendapatkan kekuatan hukum tetap", terang Mayjen TNI Murdjito.

Para oknum TNI AD ini terancam hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun. Karena melanggar kode etik TNI. Bahkan, bisa jadi pula mereka dipecat. Mayjend TNI Murdjito menegaskan, apa yang dilakukan kepada para oknum TNI ini untuk menunjukkan anggota TNI tidak kebal hukum dan bisa berbuat semaunya.

Insiden tenggelamnya kapal imigran gelap asal Afganistan ini terjadi pada akhir Desember lalu dan menewaskan sedikitnya 80 orang. Saat itu mereka dalam perjalanan ke Australia sebagai tujuan terakhir. (alam kusuma)

   

TARIF KEBERSIHAN RUMAH MEWAH DAN APARTEMEN AKAN DINAIKAN

Mer, Sby - Kinerja pansus retribusi kebersihan yg dibidangi oleh komisi D DPRD Sby segera bakal menuntaskan pembahasan raperda retribusi kebersihan yang kini masih dalam proses penggodokan. Salah satu item yang bakal direvisi dalam raperda itu adalah besaran tarif retribusi kebersihan khususnya untuk rumah mewah dan apartemen.

Dalam perda yang lama penetapan nilai tarif itu masih relatif rendah. Untuk apartemen misalnya nilai tarif retribusi kebersihan perbulan per unit hanya berkisar antara Rp 2000-3000. Ironisnya dibanding dengan rumah sederhana nilai tarif itu hampir sama. Oleh karenanya kini pansus berencana melakukan penyesuaian tarif.

Menurut Baktiono ketua Pansus Raperda retribusi kebersihan DPRD Surabaya, pihaknya berencana melakukan penyesuaian tarif atas rumah mewah dan apartemen. Sementara untuk rumah sederhana tidak akan ada penyesuaian tarif. Tentang berapakah nilai yang pantas untuk rumah mewah dan apartemen ini, Baktiono mengaku, masih penghitungan awal yang kurang lebihnya sebesar Rp 5 juta per blok per bulan atau sekitar minimal 10 ribu perunitnya.

"Mayoritas penghuni apartemen apalagi apartemen mewah adalah orang mampu. Setiap bloknya ada 500 unit apartemen. Jadi perlu dikaji ulang. Usulan kami perbloknya minimal Rp 7,5 juta dan perunitnya sekitar Rp 7500. Tapi kalau rusun Rp 3000 perunit dengan perblok ada 40 unit", kata Baktiono.

Saat ini proses pembahasan tentang nilai tarif ini masih akan dibahas lagi lebih detil sehingga ditemukan angka yang sesuai dengan kondisi riil di lapangan. (wahyu nugroho)

   

TARIF KEBERSIHAN RUMAH MEWAH DAN APARTEMEN AKAN DINAIKAN

Mer, Sby - Kinerja pansus retribusi kebersihan yg dibidangi oleh komisi D DPRD Sby segera bakal menuntaskan pembahasan raperda retribusi kebersihan yang kini masih dalam proses penggodokan. Salah satu item yang bakal direvisi dalam raperda itu adalah besaran tarif retribusi kebersihan khususnya untuk rumah mewah dan apartemen.

Dalam perda yang lama penetapan nilai tarif itu masih relatif rendah. Untuk apartemen misalnya nilai tarif retribusi kebersihan perbulan per unit hanya berkisar antara Rp 2000-3000. Ironisnya dibanding dengan rumah sederhana nilai tarif itu hampir sama. Oleh karenanya kini pansus berencana melakukan penyesuaian tarif.

Menurut Baktiono ketua Pansus Raperda retribusi kebersihan DPRD Surabaya, pihaknya berencana melakukan penyesuaian tarif atas rumah mewah dan apartemen. Sementara untuk rumah sederhana tidak akan ada penyesuaian tarif. Tentang berapakah nilai yang pantas untuk rumah mewah dan apartemen ini, Baktiono mengaku, masih penghitungan awal yang kurang lebihnya sebesar Rp 5 juta per blok per bulan atau sekitar minimal 10 ribu perunitnya.

"Mayoritas penghuni apartemen apalagi apartemen mewah adalah orang mampu. Setiap bloknya ada 500 unit apartemen. Jadi perlu dikaji ulang. Usulan kami perbloknya minimal Rp 7,5 juta dan perunitnya sekitar Rp 7500. Tapi kalau rusun Rp 3000 perunit dengan perblok ada 40 unit", kata Baktiono.

Saat ini proses pembahasan tentang nilai tarif ini masih akan dibahas lagi lebih detil sehingga ditemukan angka yang sesuai dengan kondisi riil di lapangan. (wahyu nugroho)

   

TDL BERDAMPAK SERIUS BAGI MASYARAKAT


Mer, Sby -  Rencana pemerintah menaikkan tarif dasar listrik dan BBM sepertinya akan berdampak serius bagi psikologis masyarakat. Tentu saja banyak masyarakat yang tidak puas dengan kebijakan ini. Hanya saja, kata Dr. Seger Handoyo Dekan Fakultas Psikologi Universitas Airlangga Surabaya, masyarakat cenderung tidak bisa berbuat banyak meski tidak puas dengan kebijakan itu.

Ditengah ketidak berdayaan masyarakat khususnya di klas masyarakat menengah. Mereka cenderung berbuat apa saja untuk survive. Bisa jadi dengan menurunkan standart kwalitas hidup.

"Misalnya dari dari 2200 tidak kuat diturunkan 1300 tidak kuat ya diturunkan lagi menjadi 900. Yang dulunya naik mobil akhirnya harus memakai sepeda motor. Menurunkan kualitas hidup mereka", jelas Seger Handoyo.

Dampak yang lebih serius, sambung Seger Handoyo,  yang mungkin akan dialami sebagian masyarakat akibat kenaikan TDL dan BBM adalah stress. Hal itu dikarenakan bersangkautan tidak bisa menangani beban hidupnya. Dimana biaya hidup semakin tinggi karena efek domino dari kenaikan TDL maupun BBM. (alam kusuma)

   

Page 3 of 68

Who's Online

We have 69 guests online

Join with Us

Klik icon di atas untuk bergabung dengan Facebook kami