APBD UNTUK RAKYAT SUDAH DIRASAKAN OLEH MASYARAKAT JATIM

Mer, Sby - APBD untuk rakyat yang menjadi slogan Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jawa Timur Soekarwo dalam kinerjanya ketika terpilih sebagai Gubernur Jatim bersama Wagub Saifullah Yusuf yang saat ini memasuki tahun ke 3 sudah berjalan. Sehingga tidak benar bila APBD untuk rakyat hanya sekedar slogan dan janji manis Pakde Karwo yang sampai saat ini belum berjalan serta belum dirasakan oleh masyarakat Jatim.

Hal itu dikatakan ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim Akhmad Iskandar menjawab kritikan beberapa fraksi yang ada di DPRD Jatim yang menyatakan APBD untuk rakyat yang dibanggakan Pakde Karwo itu hanya sekedar slogan belaka.

Menurut Achmad Iskandar, APBD untuk rakyat sudah bisa dirasakan oleh masyarakat Jatim itu bisa dipertanggungjawabkan. Ini terlihat dengan banyaknya program kerakyatan yang dilakukan oleh pakde.

"Walaupun semua itu menuju proses pembangunan Jatim yang makmur, aman dan beretika. Ini bukan pekerjaan yang mudah. Salah satunya melarang beras maupun garam impor masuk ke Jatim 1 - 2 bulan pasca panen raya. Ini membuat kesejahteraan bagi para petani meningkat", jelas Achmad Iskandar.

Masih tingginya jumlah pengangguran di Jatim, menurut Achmad Iskandar, membutuhkan proses untuk bisa menekan tingkat pertumbuhannya. Oleh karenanya pertumbuhan ekonomi yakni investasi di Jatim harus dipacu guna memberikan ruang pekerjaan bagi jobless yang ada.

Menurut Achmad Iskandar, tingkat pertumbuhan ekonomi di Jatim ditargetkan Pakde Karwo hingga 2014 mencapai 7 %. Sementara kenaikan IPM (indeks pembangunan manusia) di Jatim terus meningkat didaerah-daerah tapal kuda.

"Pembangunan manusia maupun peningkatan pelayanan kesehatan dan pendidikan bukan hanya tugas yang dibebankan kepada pundak gubernur saja, Tapi juga kita bersama yakni seluruh elemen masyarakat termasuk tokoh masyarakat dan masyarakat sendiri maupun dewan", sambung Achmad Iskandar.

Akhmad Iskandar yang juga Ketua Komisi C menambahkan, banyak program yang ditelurkan Pakde Karwo yang saat ini dirasakan masyarakat. Seperti pemberdayaan perempuan di Jatim melalui pembentukan koperasi wanita dibeberapa desa di Jatim dengan bantuan modal kerja. Juga penyediaan kesehatan masyarakat sampai tingakt desa. Serta bantuan pembangunan infrastruktur jalan dimasig-masig kota kabupaten guna kelancaran perekonomian masyarakat. (arie sb)

 

INFRASTRUKTUR DAN KEPASTIAN HUKUM HARUS DUKUNG MP3i

Mer, Sby - Master plain percepatan dan perluasan pembangunan Indonesia atau yang lebih dikenal dengan nama MP3i, sejak pertengahan tahun lalu resmi diluncurkan pemerintah. Target jangka pendek program ini berlangsung sampai tahun 2015. Sedangkan jangka panjangnya sampai tahun 2025.

Presiden Yudhoyono optimis Indonesia bakal menjadi negara maju seiring dengan dijalankannya MP3i. Karena kebijakan pembangunan mempunyai arah dan sasaran yang jelas. Berkaitan dengan MP3i, mantan menteri perindustrian Fahmi Idris menilai, faktor infra struktur yaitu modal yang besar dan kepastian hukum atas tanah bisa jadi masalah yang serius.

"Masalah serius itu sering terhambat dari aspek waktu. Berbagai masalah dihadapi investor. Masyarakat yang tidak mau melepas tanah mereka atau memberikan harga yang terlalu tinggi", kata Fahmi Idris.

Masalah ini belum lagi ditambah dengan sulitnya pengembangan area pelabuhan. Ini masih persoalan nasional, belum lagi imbas krisis ekonomi Eropa yang tentu saja akan mempengaruhi minat investor. Dengan berbagai masalah itu tadi, bisa jadi MP3i akan berjalan tidak sesuai dengan target yang diharapkan.

"Contohnya tiga bulan menjelang akhir tahun pasar modal kita tutup. Karena pemegang atau pemilik modal menarik uangnya untuk menutup modalnya di negara-negara mereka berasal. Dan itu tidak sedikit untuk menutup mereka di Eropa, Amerika sehingga turunlah pasar kita", terang Fahmi Idris. (alam kusuma)

   

PKS GANTI KETUA FRAKSI DPRD JATIM

Mer, Sby - Awal tahun 2012 jadi momentum buat DPW PKS Jawa Timur untuk meningkatkan kinerja anggota legislatifnya. Salah satunya dengan merotasi ketua fraksinya di DPRD Jatim. Ketua DPW PKS Jatim Hamy Wahjunianto menegaskan, rotasi itu untuk untuk kaderisasi anggota legislatif yang berpengalaman. Yang tak kalah pentingnya adalah rotasi ini dilakukan untuk menyambut 2 agenda politik pemilu regional dan nasional.

"Kita ingin memperbanyak kader untuk berkiprah di DPRD apakah itu menjadi sekretaris, pimpinan komisi dan lainnya. Untuk pemilukada kita ditarget DPP satu dapil satu kursi. Saat ini dari 11 dapil kita hanya dapat 7. Untuk memastikan itu ketua fraksi harus the right track atau yang lain duduk di komisi juga on the right track", jelas Hamu Wahjunianto.

Ada 4 kandidat ketua fraksi untuk ditempatkan keDPRD Jatim. Diantaranya adalah Yusuf Rohana yang berstatus sebagai calon incumbent dan Irwan Setiawan yang disebut-sebut dekat dengan kalangan muda. Para kandidat ini akan menjalani fit and propertes ala partai politik di Turki.

Hamy menegaskan, ketua fraksi PKS nantinya harus bisa menjalin komunikasi politik dengan berbagai kalangan. "Kita ingin bisa menjalin seluruh stage holder yang ada di masyarakat di Jatim bisa tercipta. Seperti unsur muspida dan elemen masyarakat". (alam kusuma)

   

WALIKOTA RISMA DIKUATIRKAN ABSEN RAPAT APBD

Mer, Sby - Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengalami musibah kecelakaan ringan ketika Jumat kemarin melakukan peninjauan kegiatan bersih bersih di wilayah Karangrejo Surabaya. Risma menurut informasi yang beredar usai memimpin dan meninjau kegiatan bersih-bersih terpeleset dan terjatuh sesaat sebelum masuk mobil dinasnya.

Akibat terjatuh itu, tangan Walikota Tri Rismaharini mengalami cedera dan segera dibawa ke RS terdekat di RSAL Surabaya. Diduga karena salah posisi saat terjatuh itu tangan Risma kabarnya mengalami retak dan perlu perawatan opname di rumah sakit.

Musibah yang menimpa walikota Tri Rismaharini ini dikuatirkan akan mengganggu sejumlah agenda penting yang memerlukan kehadirannya. Salah satunya proses penetapan APBD 2012 yang dalam minggu-minggu ini harus kelar.

Kabar terkait musibah ini disikapi sejumlah pihak. Salah satunya Wisnu Wardhana Ketua DPRD Surabaya yang kemarin pagi langsung menjenguk Risma di rumah sakit. Menurutnya, kondisi walikota memang butuh perawatan intensif menyangkut cedera tangan yang diderita Risma.

Bahkan kata Wisnu, saat pagi ketika dirinya tiba di rumah sakit walikota Risma tak sadarkan diri dan tengah mendapatkan perawatan di ruang operasi. Tentang sejauh mana kejadian ini akan mengganggu proses penetapan APBD Surabaya, Wisnu Wardhana berharap agar hal itu tidak terjadi.

"Hanya diinfus dan tangannya yang terkilir itu harus dibetulkan oleh ahli tulang. InsyaAllah kecelakaan itu tidak berakibat terhadap agenda dengan DPRD Surabaya. Besok sudah bisa pulang dan bisa beraktivitas kembali", jelas Wisnu Wardhana, Jumat (6/01). (wahyu nugroho)

   

TOL TENGAH KOTA TETAP MASUK DI RTRW PROPINSI JATIM


Mer, Sby - Tol Waru Wonokromo Tanjung Perak yang dikenal dengan tol tengah kota tetap dimasukkan dalam RTRW (rencana tata ruang wilayah) Propinsi Jawa Timur, meski Pemerintah Kota Surabaya bersikukuh menolak pembangunannya. Hal itu terlihat dari hasil akhir pembahasan Rancangan RTRW Jatim yang akan disahkan 29 Desember depan.

Agus Maimun salah satu anggota pansus RTRW propinsi jatim dari Fraksi PAN mengatakan, pihaknya tetap memasukkan Tol Waru Wonokromo Perak karena sudah menjadi agenda pemerintah pusat yang dimasukkan dalam RTRW nasional. Ia menegaskan, RTRW propinsi maupun kota dan kabupaten tidak boleh bertentangan dengan aturan undang-undang diatasnya atau RTRW nasional.

"Secara legal formal kota Surabaya tidak bisa menolak kebijakan nasional. Tol menjadi pusat strategis nasional sehingga Surabaya seharusnya melaksanakan. Kita serahkan detil jalur yang akan dilalui tol tengah kota ini yang tentunya resiko menggusur warga dieliminir. Apakah lewat sungai atau median jalan", jelas Agus Maimun.

Dijelaskan oleh Agus, pembuatan tol waru Wonokromo perak harus ada guna menopang pergerakan barang dan jasa menuju Pelabuhan Tanjung Perak nantinya yang akan menjadi pelabuhan internasional. Seperti kita ketahui, kata Agus Maimun, perpindahan barang dan jasa dari Pelabuhan Tanjung Perak belum memenuhi standart internasional karena sering terhambat. Oleh karenanya tol tengah kota dibutuhkan untuk connecty rencana 20 tahun kedepan untuk menyambungkan transjawa, transnasional dan seterusnya. (arie sb)

   

Page 10 of 68

Who's Online

We have 65 guests online

Join with Us

Klik icon di atas untuk bergabung dengan Facebook kami