Hukum dan Politik

GERAKAN AYO BANGKIT GOLKAR GAET UMKM

Mer, Sby - Partai Golkar berupaya untuk gaet dan mantapkan dukungan dari para pelaku sektor informal. Melalui gerakan ayo bangkit para pelaku usaha UMKM di Jawa Timur dikumpulkan dan mendapatkan pelatihan usaha serta pendampingan dari Partai Golkar Jatim.

Menurut Martono ketua DPD Golkar Jatim, kini ada sekitar 150 an pelaku UMKM di Jatim yang telah mendapat bantuan pelatihan karena telah memasuk gelombang ketiga. Tentang kegiatan ini apakah bagian upaya mengefektifkan mesin dukungan bagi Golkar untuk pemilu presiden Martono mengelak.

"Pada dasarnya tidak, karena yang dilakukan pak Ical (Aburizal Bakrie) untuk memberdayakan potensi masyarakat dalam pengembangan UMKM. Ini masih memanage potensi dan pendampingan bagi mereka yang berpeluang berkembang tapi belum berkembang", jelas Martono.

Lebih lanjut Martono menyatakan, bagi mereka yang telah mengikuti pelatihan ini akan terus dipantau untuk dilakukan evaluasi sejauh mana kegiatan tersebut membawa dampak yang jauh lebih baik bagi si pelaku usaha mikro. (wahyu nugroho)

 

HARTOYO HAMBAT PERGANTIAN KETUA FRAKSI DPRD JATIM

Mer, Sby - Kelompok Sekretaris DPD Partai Demokrat Jawa Timur hambat keingginan ketuanya yang juga gubernur Jatim Soekarwo yang berniat mengganti ketua fraksi PD di DPRD Jatim. Hal ini karena kelompok Boni cs yang dimotori Hartoyo, ketua OKK DPD Partai Demokrat tidak menyerahkan surat asli pergantian ketua FPD yang telah ditandatangani Soekarwo yang dikenal dengan Pakde Karwo. Surat yang masuk hanya fotocopy SK yang akhirnya ditolak oleh badan musyawarah banmus DPRD Jatim tentang rencana pergantian ketua FPD tersebut.

Wakil ketua DPRD Jatim yang juga wakil banmus DPRD Jatim Halim Iskandar mengatakan, pihaknya menolak rencana pergantian ketua FPD itu yang seharusnya kemarin (Senin, 28/11) dibahas. Hal itu karena belum ada SK resmi dari Partai Demokrat.

Halim juga mengatakan, pihaknya tidak menghambat dan tidak akan mempermasalahkan isi surat nantinya.

"Secara administratif banmus minta adanya surat resmi untuk menjadi dasar pergantian itu. Agenda banmus pembahasan itu terserah Pakde dan Demokrat karena reposisi ketua fraksi tidak terkait keputusan dengan DPRD tapi hanya diumumkan dalam rapat paripurna, "jelas Halim.

Munculnya sikap banmus membuat anggota banmus dari Partai Demokrat menyesalkan sikap Hartoyo ketua OKK Partai Demokrat Jatim yang terkesan menghambat pergantian ketua FPD dari Lilik Murhati ke Ahmad Iskandar yang merupakan orang kepercayaan Pakde Karwo di DPRD Jatim. (arie sb)

   

PEMILU 2014 MENDATANG DIYAKINI MASIH AKAN MUNCUL KECURANGAN

Mer, Sby - Pemilu 2014 mendatang yang masih tiga tahun lagi, ternyata jauh-jauh hari sudah diragukan akan dilaksanakan dengan jujur dan adil. Pelaksanaan pemilu 2014 diprediksi akan berjalan seperti sebelumnya yakni akan banyak kecurangan yang akan merugikan partai-partai politik dan akan memenangkan kelompok atau partai tertentu.

Ini seperti pernyataan salah satu ketua DPP PDI-P Bidang Pemuda dan Olah Raga Maruar Sirait, dalam keterangan setelah melakukan rapat koordinasi Bidang Kepemudaan DPD PDI-P Jatim dan pelantikan ketua Taruna Merah Putih DPD PDI-P Jatim yang berlangsung kemarin di sekertariat DPD PDI-P Jawa Timur.

"Syaratnya adalah calon pemilihnya sementara mayoritas masyarakat Indonesia adalah lulusan SMP kebawah. Jika pendidikan cukup tentunya bisa membedakan mana pencitraan dan substansi. Kedua masalah ekonomi yang membuat berhasil serangan fajar. Dari segi media sudah jelas politik langsung maupun tidak yang menjadi pemilik media", jelas Maruar Sirait.

Menurut Maruar, hal itu terasa dengan masih adanya beberapa hal yang menjadi acuan kalau pelaksanaan pemilu mendatang tidak akan berjalan jujur dan adil namun masih banyak kecurangan. Dengan hal itu, kata Maruar, kita tidak bisa menjamin akan adanya kejujuran dalam pelaksanaan pemilu mendatang. Sehingga kita sebagai parpol tidak salah bila selalu berfikiran negatif terhadap pelaksanaan pemilu mendatang.

"Kita menyiapkan kader PDIP untuk siap bertarung secara jujur dan harus mampu menghadapi kecurangan. Kita tidak boleh curang tapi kita mampu menghadapi kecurangan", tandas Maruar

   

DUA TAHUN PIMPIN RI, RATUSAN MAHASISWA DEMO SBY - BUDIONO

Mer, Sby - 7 tahun pemerintahan presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang tepat tanggal 20 oktober (Kamis,20/10) disambut dengan aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa di Surabaya. Ratusan mahasiswa ini datang secara bergelombang dan berkumpul di depan Gedung Grahadi.

Mereka mengkritik pemerintahan SBY yang terlalu kapitalistik yang hanya berpihak pada kekuatan modal asing tanpa memperhatikan kesejahteraan rakyat. Pemerintahan ini dinilai gagal mensejahterakan rakyat. Berbagai bidang coba diliberalisasi oleh pemerintahan SBY tanpa memperhatikan ekonomi kerakyatan.

"Bahkan sektor pertanian telah diliberalisasikan oleh SBY diantaranya dengan impor pangan dari luar negeri meski dalam negeri mencukupi", teriak salah seorang diantara mereka.

Sementara itu di tempat dan waktu terpisah Ketua Umum PP Muhammadiyah Dien Syamsudin menilai presiden SBY gagal memberantas Korupsi. Maraknya kasus korupsi diberbagai kementrian sekarang ini menunjukkan kalau presiden tidak serius. Bahkan menurut Dien Syamsudin, presiden mangkir dari janjinya untuk memberantas korupsi.

"Presiden SBY mangkir dari amanat reformasi yakni memberantas korupsi. Tidak berlanjut dalam kenyataan berhenti dengan janji-janji", tandas Dien Syamsudin. (alam kusuma)

   

DEMOKRAT PUAS HASIL RESHUFFLE KABINET

Mer, Sby - Partai Demokrat mendukung penuh sikap presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait reshuffle kabinet yang telah dilakukan saat ini. Partai Demokrat menghormati keputusan Presiden yang juga dewan pembina Partai Demokrat terkait reshuffle tersebut. Demikian dikatakan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang dikonfirmasi setelah membuka rapat koordinasi daerah (Rakorda) DPD Partai Demokrat Jatim yang berlangsung di Hotel Bumi kemarin.

Menurut Anas, Demokrat menghormati pemerintahan presidensial yang merupakan hak preogratif presiden terkait mentri yang membantunya sehingga tidak ada kaitan dengan jatah-jatahan mentri dari parpol.

"Bagi Demokrat jatah nilainya lebih rendah ketimbang kinerja membantu presiden. Kita berharap kabinet bekerja all out sehingga presiden selesai chusnul khotimah", jelas Anas Urbaningrum.

Dengan adanya reshuffle, menurut Anas, tidak akan menggangu koalisi partai politik yang dibangun Demokrat. Koalisi partai, kata Anas, dibutuhkan untuk membangun pemerintahan yang kuat. Anas menambahkan, Demokrat puas dan senang dengan formasi baru yang disusun SBY. Kinerja kabinet dengan formasi baru, imbuh Anas, akan semakin meningkat dan produktifitas pemerintah yang semakin baik. 

Sementara banyaknya wakil mentri yang dibentuk Presiden dinilai banyak kalangan sebagai penghamburan anggaran pemerintah, menurut Anas, sudah pasti telah dipertimbangkan dengan matang pemerintah dengan prinsip efisiensi. Kinerja yang baik, kata Anas, sudah tentu ada ongkos yang dibayar. Menurutnya, kinerja lebih berharga nilainya dibanding ongkosnya. (arie sb)

   

Page 2 of 17

Who's Online

We have 8 guests online

Join with Us

Klik icon di atas untuk bergabung dengan Facebook kami