Ekonomi dan Pendidikan

KRISIS EKONOMI EROPA IKUT HAMBAT INDONESIA

Mer, Sby - Tahun 2011 baru saja berlalu. Banyak kalangan mengatakan, kalau di tahun itu pertumbuhan ekonomi nasional tidak terlalu menggembirakan. Diantaranya adalah mantan menteri perindustrian Fahmi Idris. Salah satu indikasinya ialah menurunnya nilai komoditi eksport antara 6 - 11 persen

Terhambatnya pertumbuhan ekonomi ini tidak lepas dari dampak krisis ekonomi global, khususnya di Eropa maupun Amerika. Inilah resiko ekonomi pasar bebas.

"Perkembangan ekonomi positif maupun negatif di Indonesia juga dipengaruhi oleh negara-negara lain. Apa yang terjadi di Amerika, Eropa, China dan India akan berpengaruh dalam perdagangan kepada Indonesia. Karena mereka pembeli eksport kita. Jika mereka mengalami krisis ekonomi maka tidak mampu membeli barang-barang kita", jelas Fahmi Idris.

Memperkuat pasar dalam negeri oleh sebagian kalangan dianggap sebagai salah satu cara untuk bertahan, dari hantaman badai krisis ekonomi global seperti sekarang ini. Fahmi Idris menegaskan, solusi itu bisa dilakukan tapi butuh waktu. Karena pasar dalam negeri tumbuh positif kalau daya beli masyarakat cukup baik.

"Memang income perkapita kita sekitar 3500 - 3600 US Dollar tapi dihitung dalam domestik bruto. Tapi penyebarannya tidak merata. Sehingga mengembangkan ekonomi dalam negeri sebagai ekonomi yang bisa menyerap barang-barang yang diekspor keluar tidak sesederhana yang dipikirkan", imbuh Fahmi Idris. (alam kusuma)

 

KRISIS EKONOMI EROPA IKUT HAMBAT INDONESIA

Mer, Sby - Tahun 2011 baru saja berlalu. Banyak kalangan mengatakan, kalau di tahun itu pertumbuhan ekonomi nasional tidak terlalu menggembirakan. Diantaranya adalah mantan menteri perindustrian Fahmi Idris. Salah satu indikasinya ialah menurunnya nilai komoditi eksport antara 6 - 11 persen

Terhambatnya pertumbuhan ekonomi ini tidak lepas dari dampak krisis ekonomi global, khususnya di Eropa maupun Amerika. Inilah resiko ekonomi pasar bebas.

"Perkembangan ekonomi positif maupun negatif di Indonesia juga dipengaruhi oleh negara-negara lain. Apa yang terjadi di Amerika, Eropa, China dan India akan berpengaruh dalam perdagangan kepada Indonesia. Karena mereka pembeli eksport kita. Jika mereka mengalami krisis ekonomi maka tidak mampu membeli barang-barang kita", jelas Fahmi Idris.

Memperkuat pasar dalam negeri oleh sebagian kalangan dianggap sebagai salah satu cara untuk bertahan, dari hantaman badai krisis ekonomi global seperti sekarang ini. Fahmi Idris menegaskan, solusi itu bisa dilakukan tapi butuh waktu. Karena pasar dalam negeri tumbuh positif kalau daya beli masyarakat cukup baik.

"Memang income perkapita kita sekitar 3500 - 3600 US Dollar tapi dihitung dalam domestik bruto. Tapi penyebarannya tidak merata. Sehingga mengembangkan ekonomi dalam negeri sebagai ekonomi yang bisa menyerap barang-barang yang diekspor keluar tidak sesederhana yang dipikirkan", imbuh Fahmi Idris. (alam kusuma)

   

JATIM TAHUN INI TERANCAM RAWAN PANGAN

Mer, Sby - Jawa Timur terancam alami penurunan hasil produksi pangan tahun 2012. Hal ini dikarenakan ancaman bencana yang kemungkinan akan banyak terjadi di Jatim pada tahun ini, salah satunya adalah gagal panen. Ini dikatakan Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim Anna Lutfi, menyikapi kondisi Jatim yang ditetapkan oleh Gubernur Jatim Sukarwo siaga bencana. Hal itu mengingat curah hujan yang cukup tinggi yang akan terjadi diJatim tahun ini.

Menurut Anna Lutfi, kondisi hujan yang cukup tinggi yang diperkirakan akan terjadi di Jatim tahun ini akan berdampak pada terdegredasinya lahan produktif menjadi lahan kritis. Oleh karenanya perlu ada solusi dalam mengatasi persoalan ini.

"Kalau tidak ditemukan solusi akan berakibat kemana-mana. Termasuk harapan Jatim tetap menjadi lumbung pangan nasional bisa sekedar harapan", jelas Anna Lutfi.

Langkah cepat dalam mengatasi lahan kritis ini harus segera dilakukan. Dan Gubernur Soekarwo harus turun sendiri didalam mengatasi persoalan ancaman pangan akibat lahan yang kritis ini. Hal ini dilakukan agar angka produktivitas pangan tidak menurun akibat ancaman bencana alam.

"Produksi 70 juta ton beras tahun 2011 yang ditargetkan naik dimungkinkan akan turun pada 2012. Karena lahan-lahan produktif terancam kritis akibat bencana alam. Selain itu komisi B segera melakukan koordinasi dengan dinas-dinas terkait termasuk badan penanggulangan bencana alam", kata Anna Lutfi. (arie sb)

   

PEMKOT TAK KURANGI ANGGARAN PENDIDIKAN PENDIDIKAN

Mer, Sby - Walikota Trismaharini menegaskan, tidak akan mengurangi anggaran pendidikan seperti banyak diberitakan selama ini. Justru dirinya bakal mengalokasikan tambahan anggaran subsidi makanan untuk SMK yang berpotensi dan full day school.

Adanya penurunan alokasi anggaran pendidikan sebesar Rp 93 milyar itu hanya karena sebagian pos sumber anggaran dialihkan ke bagian kepegawaian dan perlengkapan.

Lebih lanjut soal pemberian anggaran tambahan ke SMK seperti yang direncanakan, kata Risma, agar lebih mendorong potensi yang dimiliki oleh sekolah kejuruan yang berprestasi.

Seperti diberitakan kemarin, pihak Komisi D DPRD Surabaya akan mencermati soal pengajuan anggaran pendidikan yang kabarnya oleh Pemkot Surabaya untuk tahun 2012 justru turun nilainya dari tahun lalu. Besarnya pengurangan anggaran itu mencapai angka Rp 93 milyar dari total Rp 1,4 trilyun menjadi hanya akan diajukan Rp 1,3 trilliun.

Komisi D tidak setuju atas pengurangan anggaran tersebut mengingat sektor pendidikan selama ini dianggap masih butuh anggaran yang lebih banyak dari yang telah dialokasikan. (wahyu nugroho)

   

INDONESIA AKAN KIRIM 50 RIBU TKI KEMBALI KE MALAYSIA

Mer, Sby - Pemerintah RI dan Malaysia menyepakati pencabutan moratorium  pengiriman TKI ke Malaysia per 1 Desember lalu. Sebelumnya moratorium telah berlaku sejak 3 tahun lalu.

Pasca pencabutan ini di perkirakan ada sekitar 50 ribu TKI yang di butuhkan untuk bekerja di Malaysia nantinya. Tapi, menurut Rena Usman Dirjend Penempatan Tenaga Kerja Kemenakertrans, pihaknya melihat kapasitas dari SDM yang dihasilkan dari tempat pelatihan.

Pengiriman TKI ke Malaysia bakal di lakukan lagi pada Maret mendatang. Salah satu kesepakatan penting pasca pencabutan moratorium adalah pelatihan bagi TKI. Inilah yang sedang dilakukan pemerintah RI.

"Yang paling penting adalah mereka sudah dilatih. Ini merupakan kunci utama sehingga pelatihan ini menjadi teras terdepan dari proses penempatan", terang Rena Usman.

Pemerintah RI dan Malaysia juga telah membentuk Join Task Force untuk mengawal seluruh proses penempatan TKI di Malaysia. JTF ini akan dilakukan pemerintah pusat bersama pemda terkait termasuk pemerintah kota kabupaten asal TKI termasuk asosiasi perlindungan TKI maupun perusahaan pengirim TKI. (alam kusuma)

   

Page 4 of 26

Who's Online

We have 83 guests online

Join with Us

Klik icon di atas untuk bergabung dengan Facebook kami