Ekonomi dan Pendidikan

TIDAK SEDIKIT INVESTOR ASING RAGU-RAGU TANAM MODAL

Mer, Sby - Para pengusaha nasional menyakini ekonomi Indonesia akan tetap tumbuh dan mampu menghadang dampak krisis Eropa dan Amerika Serikat. Asalkan pemerintah mampu menjamin adanya kepastian hukum dan keamanan dalam berusaha. Imam Wijoyo pengamat ekonomi IBMT Internasional University mengatakan, Rule of Regulation atau kepastian hukum, sebenarnya tidak hanya di butuhkan oleh para pengusaha nasional tapi juga menjadi pertimbangan serius bagi investor asing.

Tidak sedikit para investor asing baru yang ragu-ragu berinvestasi di Indonesia. Tentu saja kondisi ini tidak menguntungkan bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Menurut Imam Wijoyo, tidak jarang kepastian hukum dikorbankan untuk kepentingan politik. Situasi ini tentu saja tidak menguntungkan bagi dunia usaha.

"Birokrasi disini tidak sama dengan negara maju. Jika investor tidak mengetahui lubang-lubang cara bermain usaha disini maka mereka akan terkena biaya tinggi. Investor akan kapok karena tidak bisa berkembang dengan maksimal", jelas Imam Wijoyo pengamat ekonomi IBMT Internasional University.

Ditengah ketidakpastian ekonomi global, pemerintah mengklaim kalau perekonomian nasional mampu tumbuh sebesar 6,5 %. Bahkan pada kuartal pertama 2012 perekonomian diprediksi masih akan tumbuh di atas 6 persen. Indikator makro pertumbuhan ekonomi ini diklaim pemerintah tidak lepas dari kontribusi dunia usaha. (alam kusuma)

 

SIKAPI DEMO SOPIR BUS OSOWILANGUN PEMKOT TUNGGU PEMERINTAH PUSAT

Mer, Sby - Aksi demo yang dilakukan puluhan pengemudi bus antar kota dengan tujuan terakhir Terminal Osowilangun kemarin masih belum ada keputusan yang jelas. Pemerintah Kota Surabaya selaku pihak yang memiliki wilayah area Terminal Osowilangun tak bisa mengambil keputusan mengingat kebijakan soal penetapan trayek bus antar kota antar propinsi ada di tangan pemerintah pusat.

Dalam aksi demo tersebut para sopir bus jurusan Surabaya-Lamongan maupun Surabaya-Bojonegoro dan juga sopir bus kota mempersoalkan ijin trayek bus jurusan Surabaya-Semarang yang selama ini pemberhentian terakhir ada di terminal Purabaya. Akibatnya para sopir itu merasa sebagian penumpang mereka telah diambil bus Surabaya-Semarang yang separuh rutenya sama dengan mereka. Mereka ingin bus jurusan Surabaya-Semarang juga melakukan pemberhentian terakhir di Terminal Osowilangun.

Merespon aksi ini pihak pemkot Surabaya melalui Asisten II Muchlas Udin menyatakan kewenangan pemberian trayek bus antar kota dan antar propinsi seperti bus Surabaya-Semarang ada di pihak pemerintah pusat. Namun Muchlas Udin menyatakan, akan mengirimkan surat permohonan kepada dirjen hubungan darat kemenhub perihal tuntutan sopir ke pemerintah pusat yakni mengubah trayek.

Aksi kemarin kabarnya juga mengakibatkan tersendatnya arus penumpang dari wilayah Bojonegoro, Tuban dan Lamongan dengan tujuan ke Surabaya yang sebagian diantaranya tidak terangkut karena armada bus mogok kerja. (wahyu nugroho)

   

UNAIR BUKA 850 KUOTA UNTUK MAHASISWA MISKIN

Mer, Sby - Penerimaan mahasiswa Baru sudah mulai di persiapkan. Termasuk penerimaan mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur bea siswa Bidik Misi. Kesempatan para calon mahasiswa miskin untuk menjadi sarjana semakin besar, karena kuota penerimaan mahasiswa jalur bea siswa bidik misi tahun ini ditambah.

Tahun ini kuota bea siswa bidik misi di Unair berjumlah 850 mahasiswa yang berarti bertambah 100 mahasiswa dibandingkan tahun lalu sebanyak 750 mahasiswa. Achmad Syahrani Wakil Rektor 1 Universitas Airlangga mengatakan, penambahan kuota ini seiring dengan kebijakan pemerintah yang juga menambah jumlah mahasiswa bidik misi.

"35 ribu mahasiswa miskin di seluruh Indonesia akan difasilitasi untuk mendaftar dijalur bidik misi ini, " jelas Achmad Syahrani.

Achmad Syahrani Wakil Rektor 1 Unair mengatakan, anak-anak Indonesia yang miskin jangan berkecil hati karena merekapun bisa jadi sarjana. Ini karena sejak tahun lalu para mahasiswa bidik misi menerima uang beasiswa sebesar Rp 6 juta per semester. Jumlah ini bertambah dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 5 juta. (alam kusuma)

   

TDL NAIK PENGARUHI INDUSTRI MENENGAH

Mer, Sby - Rencana pemerintah menaikkan Tarif Dasar Listrik dan mengurangi subsidi BBM sepertinya bakal berimbas pada kelangsungan hidup industri kelas menengah. Biaya produksi yang tinggi akan sangat berat dirasakan para pengusaha di kelas ini. Setidaknya itulah kata pengamat ekonomi IBMT Internasional University Imam Wijoyo menyikapi rencana kebijakan pemerintah itu.

"Pengusaha akan pontang panting bila TDL naik terutama yang menengah. Pengusaha menengah ini sudah terlanjur mempunyai karyawan 50-100 orang. TDL naik, gaji naik maka mereka kesulitan bertahan", jelas Imam Wijoyo.

Tingginya biaya produksi semakin menyulitkan produk lokal bersaing dengan produk import khususnya dari China. Apalagi ditambah rendahnya daya beli masyarakat ditengah tingginya inflasi yang mungkin bakal terjadi. Sehingga membuat masyarakat kita akan memilih harga yang murah yang ditawarkan oleh China.

"Katanya Cintai produk Indonesia tapi jika biaya produksi tinggi maka sulit untuk bersaing untuk produk masal. Tapi kalau produk kerajinan akan lain karena produk handmade", sambung Imam Wijoyo.

Kebijakan ini selalu saja terulang. Pemerintah seharusnya lebih memperhatikan effisiensi produksi, sebelum mengeluarkan kebijakan semacam ini untuk melindungi produk lokal. Imam Wijoyo pengamat ekonomi IBMT Internasional University menegaskan, efisiensi itu terbantu dengan adanya sarana infrastruktur yang memadai dan menghapuskan pungli-pungli baik ditingkat birokrat hingga bawah. (alam kusuma)

   

JATIM KIRIM 1000 SISWA MAGANG KE JEPANG

Mer, Sby - Jepang memang dikenal sebagai produsen barang-barang berteknologi tinggi dan diakui mutunya didunia. Maka tidaklah mengherankankan kalau Jepang kerap jadi rujukan inovasi dan transfer tekhnologi negara lain termasuk Indonesia.

Kepala Disnakertrans Jawa Timur Hari Sugiri mengatakan, transfer teknologi seperti inilah yang mendasari banyaknya tenaga kerja profesional Indonesia yang sengaja di magangkan ke Jepang. Untuk sementara ini tenaga kerja asal Jatim yang dimagangkan ke Jepang adalah mereka lulusan SLTA dan SMK.

"Transfer knowledge dari Jepang sangat bermanfaat. Diantaranya siswa yang telah magang disana saat pulang langsung diterima diperusahaan Jepang di tanah air. Jika tidak mau bisa wiraswasta dengan pendampingan dan peralatan dari Jepang dan kemudahan-kemudahan lainnya", jelas Hari Sugiri.

Banyaknya keuntungan yang didapat dari program magang ini membuat pemerintah daerah Jatim ingin mengembangkannya. Melalui kesepakatan dengan pemerintah Jepang. Dari kesepakatan itu direncanakan tenaga magang ke Jepang asal Jatim akan ditambah. Pada tahun 2011 tenaga magang yang dikirim hanya 125 orang pemuda.

"Dengan kesepakatan dari Jepang dan bekerjasama dengan asosiasi pemagangan Jepang dan dibantu universiats Narotama Surabaya maka Jatim akan mengirim 1000 pemuda pada 2012", sambung Hari Sugiri.

Kata Hari Sugiri menegaskan, para tenaga magang ini nantinya harus pulang, tidak boleh bekerja di Jepang kalau sudah selesai masa magangnya. (alam kusuma)

   

Page 2 of 26

Who's Online

We have 7 guests online

Join with Us

Klik icon di atas untuk bergabung dengan Facebook kami